Posting Terbaru
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

HARI SUGIANDI DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA UMUM KOMUNITAS REBORN MC



Pengusaha Expedisi yang hobi dengan Motor Gede (Moge), Hari Sugiandhi, secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum komunitas Reborn MC. Pelantikan Hari Sugiandhi sebagai ketua dilakukan di kantor sekretariat Reborn yang baru di Komplek Puri Gardena Blok B1 No.9 Kalederas Jakarta Barat, Minggu (21/1) yang dihadiri hampir semua anggota Reborn.


Selain pelantikan dan presemian kantor sekretariat tersebut juga menyantuni sejumlah anak yatim piatu dari Jakarta Barat yang sengaja diuandang diacara tersebut dengan harapan, Rebon kedepan akan lebih maju, sukses dan semua anggotanya diberi Keberkahan, Aamiin.

Dalam sambutannya Hari mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anggota yang menobatkannya sebagai Presiden baru bagi Komunitas Reborn. Ini amanah yang dititipkan kepada saya untuk membawa Reborn menjadi lebih baik. Filosofi yang terkandung pada logo Reborn, terlihat gambar burung yang jelek, tetapi karena burung itu baik hati, suka menolong ahirnya mendapat simpati dari semua burung yang ditandai dengan gambar warna warni, jelas Hari.

Lebih lanjut Hari mengatakan, Filosofi yang terkandung dalam logo itulah, yang ingin Ia terapkan agar Reborn menjadi pelopor keselamatan dijalanan dan berusaha menepis opini negatif dari sebagaian mayarakat yang menyatakan bahwa anggota komunitas motor gede identik dengan hura-hura, ugal-ugalan atau kebut-kebutan dijalanan. “Reborn harus bisa mengikis habis Opini publik yang dicap negatif itu" tegas Hari.

Visi dan Misi Reborn sangat jelas, Selain mendapat kebersamaan, kesenangan dan juga mendapat pahala karena disetiap kegiatan Reborn selalu melakukan bakti sosial dengan membantu tempat-tempat Ibadah, Panti Asuhan, Safari Ramadhan dan juga menyantuni anak-anak yatim piatu, ucapnya.

Dalam sebuah komunitas, perbedaan selalu ada, Begitu juga dengan Reborn yang anggotanya berasal dari beragam latar belakang maupun usaha yang berbeda-beda seperti expedisi, percetakan, otomotif, bengkel, properti dan lain sebagainya, bagi Reborn, perbedaan itu adalah kekuatan. “Dengan perbedaan kita sehati dalam kebersamaan dan maju bersama, Sukses bersama” imbuh Hari.

Sebagai ketua baru, Hari akan berupaya menekan biaya touring, bila perlu gratis, akan tetapi Reborn itu amat kuat kebersamaannya seperti pepatah mengatakan “Ringan sama di jinjing, berat sama dipikul”. Beban menjadi beban bersama dan kita sepakat keselamatan yang paling diutamakan, "
Reborn Safety First" pungkasnya (AB)
abunawarbima@gmail.com


PERSONAL BRANDING DENGAN LINKEDIN


Siapa yang tahu LinkedIn? 

Mungkin sahabat semua ada yang mengatakan, ‘saya sudah punya’, tapi bisa jadi ada yang baru pertama kali mendengar apa itu yang namanya LinkedIn. Ya, dibandingkan dengan Facebook ataupun Twitter, sepertinyaLinkedIn ini masih kalah pamor ni. Orang lebih mengenal FB atau Twitter, daripada LinkedIn. Seandainya pun kenal, jarang yang aktif di LinkedIn nya.

Memang apa sih LinkedIn itu? LinkedIn adalah salah satu social media untuk menyasar kalangan profesional. Sehingga nantinya bisa saling terhubung antara mereka yang berteman, berkoneksi, hingga bergabung dengan orang berprofesi sama. LinkedIn juga sering sekali digunakan oleh para headhunter dan pencari kerja profesional untuk rekrutmen SDM perusahaan mereka. Potensial bukan? Fungsinya sangat mirip dengan sebuah CV Online! Saya pun pernah beberapa kali di kontak mengisi training setelah memanfaatkan LinkedIn ini. Di tulisan ini saya ingin berbagi 13 tips memanfaatkan LinkedIn untuk membangun personal branding. Tips ini cocok bagi semua kalangan, mulai dari profesional hingga mahasiswa tingkat akhir. Penasaran?

Personal Branding adalah sebuah pembeda antara seorang yang satu dengan yang lainnya. Dalam dunia profesional maupun bisnis, personal branding bisa jadi sangat berpengaruh dalam menentukan hasil rekrutmen. Baca juga tulisan saya tentang manfaat personal branding dalam membangun bisnis.

Tips ini mengasumsikan sahabat semua sudah memiliki akun LinkedIn, minimal tipebasic account.

1. Manfaatkan Kata Kunci

Untuk membangun personal branding, sangat ditekankan pemilihan kata kunci sebenarnya kita ingin dikenal sebagai apa. Seperti akun milik Denny Santoso yang sangat bernuansa, ‘fitness’, hingga beberapa rekan saya di advertising yang menekankan kata ‘creative’. Kita ingin dikenal sebagai apa? Itulah yang menjadi pokok kata kuncinya. Kata kunci ini nantinya yang akan dimasukkan ke profil di bawah nama kita persis.

Biasanya memang pemanfaatan kata kunci ini tergantung tujuannya. Jika ingin dilirik oleh headhunter, biasanya yang ditulis adalah kata kunci. Seperti saya yang berharap dilirik klien, maka saya menulis professional – experienced training in education. Jika sudah mendapat kerja tetap, tulislah posisi kita di mana dan sebagai apa di perusahaan tersebut.

2. Buat URL LinkedIn yang Memorable

Saat pertama kali membuat akun di LinkedIn, maka link personal kita untuk profil adalah sebuah angka kombinasi unik yang tentunya akan sulit sekali dihafal. Cobalah diganti dengan URL yang lebih mudah diingat sehingga bisa lebih mudah juga untuk disebarkan di jaringan kita.

3. Buatlah Summary yang Menjual

Ini kadang fitur yang dilupakan pengguna LinkedIn. Termasuk saat saya melihat beberapa public profile punya teman, bagian summary ini tidak diisi atau diisi ala kadarnya. Padahal summary ini bisa kita isi untuk “menjual diri” kita.

Tips untuk dicantumkan dalam Summary: 
Passion, yaitu hal-hal yang kita sangat suka sekali mengerjakannya, expertise kita yang menjadi pembeda kita dengan orang lain. 
Achievement, yaitu capaian-capaian luar biasa terkait dengan passion atauexpertise kita. 
Best Experience, yaitu pengalaman-pengalaman paling berhasil yang bisa mendukung personal branding yang ingin kita bangun. Misalnya pernah melakukan transformasi organisasi tertentu, meningkatkan penjualan di perusahaan tertentu, dan lainnya 

Kita juga bisa kreatif dalam menuliskan hal-hal lain yang mendukung di summary kita, Manfaatkanlah!

4. Progressive Experience

Di bagian Experience, kita bisa menuliskan berbagai macam pengalaman kita baik saat di organisasi ataupun dalam berkarir. Tips dari saya, tuliskan hanya pengalaman-pengalaman yang terbaik dan bersifat progressive. Selain lebih enak dan ringkas untuk dibaca, juga mengindikasikan bahwa kita adalah orang yang memiliki kemauan kuat untuk berkembang. Misalkan di tahun 2008 menjadi seorang sales executive, kemudian di tahun 2010 menjadi seorang marketing manager, itu adalah progresif. Meningkat. Jangan lupa mencantumkan prestasi-prestasi saat kita menjalankan tugas/amanah-amanah di masa itu.

5. SocialMedia Support

LinkedIn juga menawarkan fitur SocialMedia untuk menghubungi kita lebih lanjut. Jika suatu saat kita melakukan perubahan terhadap akun-akun Social Media kita, maka langsung update juga informasinya di LinkedIn. Banyak kejadian saat sahabat saya ternyata sudah mengganti akun social medianya ternyata itu tidak diperbarui di LinkedIn.

6. Professional Website

LinkedIn juga menyajikan fitur untuk memasukkan nama website kita dan juga perusahaan kita. Menariknya, jika kita mengaktifkan fitur RSS di blog atau web kita, maka entri tulisan kita juga akan muncul di bagian bawah profil kita. Ini bisa menjadi sebuah keuntungan, khususnya bagi mereka yang ingin personal branding di bidang tulis menulis. Tips tambahan, sebaiknya jadikan web atau blog kita menggunakan domain yang lebih profesional dengan akhiran .com, .co.id, atau .net , selain lebih mudah diingat juga akan memberikan kesan keseriusan dan profesionalitas kita. Murah kok, setahun mulai dari 70 ribu hingga 150 ribu rupiah saja.

7. Export to PDF

Salah satu fitur yang bagus menurut saya di LinkedIn adalah kemampuannya untuk mengubah public profile kita menjadi PDF. Persis seperti sebuah CV. Bisa saja suatu saat jika CV kita tertinggal, kita bisa langsung mengunduhnya di LinkedIn. Mengubahnya menjadi PDF ini bisa dilakukan melalui menu ‘view’. Makanya, isilahprofile kita dengan serius, hehe..

8. Ask for Recommendation

Sebagus apapun kita melakukan personal branding, prinsip WOM alias Word of Mouthmasih berlaku. Orang lebih percaya apa yang dikatakan orang terhadap kita dibandingkan kita sendiri yang berkata. Mirip dengan testimoni. Maka dari itu, mintalah rekomendasi dari sahabat, teman seprofesi yang sangat mengerti tentang kelebihan-kelebihan kita. Sebagai imbalannya, isikan juga rekomendasi untuk mereka di LinkedIn.

9. Media Publication Section

Pernah diliput atau banyak tulisan-tulisan kita di media massa? Sertakan juga di profil LinkedIn kita. Kita bisa menambahkan section baru khusus untuk menginformasikan media massa yang pernah meliput kita. Sertakan link nya. Dalam personal branding,peran media massa akan sangat berpengaruh karena bagi mereka yang pernah masuk media massa pasti memiliki kelebihan tertentu. Walaupun tidak selalu.

10. Tulislah dengan Jujur

Ini terkait dengan karakter dan kredibilitas kita sebagai manusia. Jujurlah dalam menuliskan apa yang ada di profil kita. Tidak perlu menambah-nambahkan, membesar-besarkan, atau malah memberikan informasi palsu. Jika sudah ketahuan berbuat seperti itu, kita akan mudah di blacklist dan menjadi sadar betapa mahalnya harga sebuah kepercayaan.

11. Perbanyak Koneksi

Berhubung pengguna LinkedIn masih cukup sedikit dibanding Twitter dan Facebook, maka seseorang yang memiliki banyak koneksi (semacam friends kalau di Facebook) akan sangat mencolok dan bisa mendapat nilai lebih. LinkedIn membuat kita lebih selektif dalam menerima koneksi. Sadari siapa orang yang memang kita kenal dan memang sudah menggunakan LinkedIn. Saya pernah terlambat menyadari bahwa lebih dari 50 orang teman saya sudah menggunakan LinkedIn. Semakin banyak koneksi, semakin banyak kita bisa meminta rekomendasi, dan semakin baik pula branding kita.

12. Manfaatkan Fitur Groups. Perluas Jaringan!

Saya masuk ke sebuah forum eksklusif bernama Indonesia Trainer and Facilitator, di mana di situ kita bisa saling berbagi tips dan trik, lowongan pekerjaan, yang sesuai dengan expertise dan skill kita. Ada banyak sekali groups yang bisa dimanfaatkan, tergantung dengan passion dan expertise kamu. Saran saya, cobalah masuk ke satu atau dua groups untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar profesional sesuai yang kita minati.

13. Share Our Profile!

Untuk membuat orang lain tahu bahwa kita punya profil di LinkedIn, otomatis kita harus memberi tahu mereka. Mulai dari kita rajin update di LinkedIn, menjadikan URL LinkedIn kita sebagai email signature, memasang badge LinkedIn di website atau blog kita, dan masih banyak lagi caranya. Tidak usah malu untuk berbagi, selama isinya memang baik dan bisa dipertanggungjawabkan. Hehe.

Yap, itu dulu ya tulisan untuk hari ini. Jujur, topik-topik yang diminta ke saya akhir-akhir ini adalah topik seputar branding, presentasi, atau tips tentang profesional. Semoga ini bermanfaat buat sahabat pembaca semua

KEBIASAAN BURUK YANG MENGHALANGI KESUKSESANMU

Tidak ada orang yang ingin gagal, semua orang ingin jadi orang yang sukses. Tetapi apakah semua orang ingin berkorban untuk mencapai kesuksesan? Tidak. Banyak orang yang ingin sukses, menjadi kaya, terkenal, atau menjadi ahli dalam suatu bidang hanya dalam sekejap mata. Faktanya, menjadi sukses adalah sebuah perjalanan panjang dimana kita harus banyak berkorban untuk meraihnya. Apakah kamu sudah punya rencana untuk 1 tahun, 5 tahun, atau 10 tahun ke depan? Jika punya, maka itu adalah hal yang baik. Apabila kamu sama sekali belum tahu akan melakukan apa di masa depan, cobalah untuk mulai merencanakan itu, semakin cepat semakin baik.


Namun, apakah hanya dengan memiliki rencana di masa depan akan membuatmu sukses? Tidak. Akan banyak rintangan yang kamu harus hadapi untuk menuju ke sana. Dan faktanya adalah, rintangan itu justru banyak yang berasal dari diri kita sendiri, terutama kebiasaan kita. Ya, musuh terbesar dalam mencapai kesuksesan adalah diri kita sendiri.

Di bawah ini adalah 10 kebiasaan buruk yang menghalangi dirimu dari kesuksesan:

1. Tidak tahu prioritas
Ketika kamu memiliki suatu pekerjaan penting yang harus dilakukan namun kamu malah melakukan pekerjaan lain yang tidak penting, maka ini adalah sebuah bencana. Jika apa yang kamu kerjakan sangat banyak, buatlah daftar to-do-list yang berurutan mulai dari pekerjaan yang penting sampai yang kurang penting. 

2. Menunda-nunda pekerjaan (procrastinate)
Orang yang suka menunda-nunda pada akhirnya cenderung tidak melakukan apapun. Sikap yang menonjol dari seorang procrastinator adalah sikap optimis bahwa ia bisa mengerjakan sesuatu dalam waktu yang singkat. Padahal waktu yang singkat akan memberikan tekanan yang lebih besar dan membuat hasil pekerjaanmu tidak maksimal atau lebih parah lagi, tidak selesai. 

3. Tetap berada di zona nyaman
Orang yang tetap berada di zona nyaman adalah orang yang takut akan perubahan. Takut akan hal baru akan menghalangi seseorang dalam meningkatkan kemampuan, mengembangkan diri dan berinovasi. Apakah kamu akan pernah sampai di puncak apabila kamu terus berkemah di lereng gunung? 

4. Menyerah terlalu cepat
Ketika kamu sudah melangkah, maka kamu akan menghadapi kesulitan, halangan, dan kesalahan. Semua orang mengalami itu, bukan hanya dirimu. Yang membedakan adalah reaksi kita saat menghadapi kesulitan. Kamu harus mengetahui bahwa tidak ada cara atau resep mudah untuk mencapai kesuksesan, apapun yang kamu kerjakan. Tahukah kamu bahwa kegagalan adalah pilihan, bukan nasib? Kamu hanya akan gagal ketika kamu menyerah. 

5. Tidak ada tindakan
Rencana sebaik apapun, mimpi sebesar apapun tidak ada gunanya apabila kamu tidak mengambil tindakan. Kamu mungkin saja punya impian menjadi miliuner, tetapi bisakah itu terjadi apabila apa yang kamu kerjakan hanya menonton tv atau bermain game? 

6. Tidak memiliki mimpi
Orang yang tidak memiliki mimpi tidak akan memiliki alasan untuk berjuang dan berusaha. Ibaratnya seperti bermain basket tanpa keranjang untuk memasukkan bola, apa gunanya? Hidupmu akan hampa dan membosankan apabila kamu tidak memiliki mimpi untuk diperjuangkan. Manusia tidak akan hidup selamanya, apakah kamu senang menghabiskan waktumu yang singkat ini dengan mengembara tanpa tujuan? 

7. Perfeksionis
Perfeksionis adalah pembunuh karir. Kamu tidak akan pernah bisa menghargai hasil pekerjaanmu dan selalu fokus pada apa yang salah dari pekerjaanmu itu. Memang berinovasi dan memperbaiki kekurangan pekerjaan kita adalah hal yang sangat baik, namun semua itu bisa kita lakukan seiring waktu berjalan. Pekerjaan manusia tidak akan pernah sempurna, akan selalu ada ruang untuk kemajuan. Jangan lupa bahwa masih banyak hal yang harus kamu kerjakan. 

8. Tidak fokus
Ini adalah salah satu kesalahan besar yang sering dilakukan orang. Mereka memiliki ambisi besar untuk sukses, lalu mereka ingin mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Hasilnya sudah bisa ditebak, mereka kewalahan. Mereka berpindah dari satu pekerjaan, ke pekerjaan lain, namun tidak ada satupun dari pekerjaan itu yang selesai. Bisakah kamu memakan satu hamburger hanya dalam satu gigitan? 

9. Budaya instan
Zaman sekarang adalah zaman dimana manusia sangat dimanjakan. Handphone, komputer, internet, mobil, lift, mie instan, bahkan makanan siap saji. Karena sudah terbiasa terhadap fasilitas-fasilitas seperti itu, manusia ingin serba cepat dalam melakukan sesuatu, termasuk dalam meraih kesuksesan. Mereka biasanya akan mencari suatu pekerjaan yang diyakini mampu membuat ia cepat sukses, dan ketika menghadapi kegagalan, mereka akan putus asa. Kamu harus tahu bahwa, tidak ada yang namanya kesuksesan yang instan. Seperti yang dikatakan di awal artikel, kesuksesan adalah perjalanan. 

10. Manajemen waktu yang buruk
Satu tahun terdiri dari 365 hari, satu hari terdiri dari 24 jam, dan satu jam terdiri dari 60 menit. Semua makhluk hidup di bumi ini memiliki waktu yang sama, namun mengapa hasilnya berbeda? Sedikit yang sukses, banyak yang gagal. Cara bagaimana kita memanajemen waktu sangat menentukan. Sedikit orang yang berusaha mewujudkan mimpinya, namun sangat banyak yang bermalas-malasan dan terus menunggu waktu yang mereka anggap tepat. Apa alasannya? Aku masih muda, aku belum siap, hidup harus dinikmati, atau alasan lain yang intinya mengatakan bahwa ‘waktuku masih banyak, tenang saja’. Bisakah kamu mengatakan itu, apabila seandainya kamu diberi tahu bahwa hidupmu tinggal 1 hari, 1 bulan, atau 1 tahun lagi? Apakah kamu masih menganggap waktumu masih banyak? Apabila kamu tidak pernah mengatur waktumu, pada akhirnya kamu hanya akan bisa menyesal, ternyata semua sudah terlambat.

Ayo.. mulai dari sekarang kita buang kebiasaan buruk kita dan kita mulai dengan kebiasaan baik yang bermanfaat untuk kita!!!!

AKU PASTI BISA...!
 
Support : Creating Website | Mantika Template | Fans Page
Copyright © 2011. PT Rush Cargo Nusantara - All Rights Reserved
Template Created by BDSL Group Published by BDSLcom Template
Proudly powered by Blogger